...

I am strong, because I am weak...
I am beautiful, because I know my flaws...
I am a lover, because I have been afraid...
I am wise, because I have been foolish...
And I can laugh, because I’ve known sadness...
Feeds RSS
Feeds RSS

29 Sep 2011

How to make Bibimbab (Hot Stone Rice)

Hua ngiler meong dibuatnya, cuma lihat gambarnya trus ngebayangin Bibimbab (Korean pronunciation: pibimbap). Ini adalah menu favorit meong ketika (lagi-lagi) bingung mau makan apa kalau di food court. Bibimbab (Hot Stone Rice) ----> (Korean pronunciation: pibimbap) adalah makanan Korea berupa semangkuk nasi putih dengan lauk di atasnya berupa sayur-sayuran, daging sapi, telur, dan sambal gochujang. Namanya secara harafiah berarti "nasi campur" dari kata 비빔 (campur) dan 밥 (nasi). Sebelum dimakan, nasi dan lauk diaduk menjadi satu. Bibimbap yang dihidangkan dalam mangkuk dari batu yang sudah dipanaskan disebut Dolsot Bibimbap (돌솥 비빔밥, "dolsot" berarti "mangkuk batu"). Panas dari mangkuk batu akan mematangkan telur mentah yang diletakkan di atas nasi sebagai lauk. Sebelum nasi dimasukkan, minyak wijen dituangkan di dasar mangkuk batu agar terbentuk lapisan kerak nasi yang harum dan garing di dasar mangkuk.
Gambar asli Bibimbab yg beneran pake hot stone


Bahan untuk 1 porsi:

  • 50 gr daging sapi akar bunga lonceng (doraji) / has dalam iris tipis memanjang
  • 1/2 buah wortel, potong korek api
  • bracken (gosari,sejenis tanaman paku),
  • 1/2 buah mentimun, potong korek api
  • 2 buah jamur shitake, iris tipis***
  • 1 ikat kecil kangkung, potong**
  • 50 gr tauge panjang
  • 1 sdm Saus Gochujang (Korean Hot Bean Pasta)*
  • kecap asin
  • minyak wijen
  • bawang putih cincang
  • daun bawang cincang
  • biji wijen
  • 1 buah telur ayam
  • 1 mangkuk nasi putih
  • Air (100mL untuk setiap merebus)
Cara membuat:
  1. Daging sapi: campurkan daging sapi yang telah diiris dgn 1/2 sdt kecap asin, 1/2 sdt minyak wijen, 1/4 sdt bawang putih cincang, daun bawang cincang, 1/2 sdt biji wijen, 1/4 sdt minyak wijen. Kemudian tumis sampai daging empuk.
  2. Sayuran: letakan sayuran dalam wadah terpisah, masing-masing jenis sayuran rebus sebentar dengan 1/2 sdt garam dalam api kecil kemudian tiriskan hingga seluruh air keluar.
  3. Sayuran: siapkan 1/2 sdt minyak wijen dalam wajan panaskan kemudian tumis daun bawang cincang, ½ sdt bawang putih cincang, 1 sdt biji wijen hingga harum, masukkan sayuran dan tumis sebentar lalu angkat.
  4. Jamur shitake: rendam dalam air hangat selama 5 menit
  5. Jamur shitake: tumis 1/2 sdt minyak wijen, 1/2 sdt kecap asin, daun bawang cincang, 1/2 sdt biji wijen dan jamur dalam wajan selama 3 menit, angkat.
  6. Saus Gochujang: 2 sdt gochujang, dicampurkan dengan 1/2 sdt gula pasir, 1/2 sdt biji wijen panggang dan 1 sdt minyak wijen.
  7. Telur: Goreng telur sampai setengah matang, angkat
Cara Penyajian:
  1. Siapkan nasi putih hangat yang diberi sedikit garam dan minyak wijen, letakan pada mangkuk ukuran sedang.
  2. Susun seluruh sayuran dan jamur shitake di atas nasi (sesuai selera yang akan makan :p)
  3. Letakan telur di atas nasi dan sayuran
  4. Siramkan Saus Gochujang
  5. Bibimbap siap dimakan!
Tips:
* Kalo kita gbs dapet saus gochujang, saus bisa diganti sesuai selera anda! ok....
** Kangkung bisa diganti dengan Sawi Hijau, Sawi Putih atau Bayam.
*** Jamur Shitake pun bisa diganti dengan Kembang Kol

Paling enak dinikmati dengan telurnya setengah ma
tang

Aku, Kini, dan Nanti

Sebuah torehan orang tua yang diberikan untuk anaknya, suatu saat nanti.

Untuk Anakku,

Saat ini badanku sudah renta, bukan lagi badanku yang dulu-badan kuat Ayah kebanggaanmu, yang bahu dan lehernya menjadi tumpuanmu. Maklumilah diriku. Tetaplah bersabar menghadapi ketidakmampuanku yang semakin banyak.

Saat ini, engkau mulai menyaksikan pemandangan yang kotor di hadapanmu karenaku. Bahkan, baru saja air liurku terjatuh tercecer di lantai dan telah menodai sepatumu. Maklumilah diriku. Ingatlah saat engkau mengajakku bermain di pagi hari, muntah, dan mengotori pakaian kerjaku.

Saat ini, aku sering mengulang-ulang terus ucapanku hingga membuatmu bosan. Bersabarlah, ingatlah di masa engkau meminta aku membaca setiap cerita dongeng kancil yang kuulang-ulang untuk mengantar tidur dan mimpi indahmu.

Saat ini, aku sering bingung dan tidak lagi dapat menjangkau pembicaraanmu. Janganlah merendahkanku. Ingatlah cara-cara yang kulakukan untuk menjawab setiap pertanyaan ‘mengapa’ yang selalu engkau ajukan saat itu.

Saat ini, kita berjalan bersama, namun aku tidak mampu lagi mengimbangi kecepatan langkahmu. Tetaplah di sampingku, beriringanlah denganku, dan ulurkanlah tanganmu. Ingatlah bagaimana engkau belajar berjalan saat itu.

Saat ini, aku sering mengajakmu duduk bercerita. Namun aku tidak mudah lagi mencerna setiap maksud pembicaraanmu, apalagi tentang pekerjaanmu, kehidupanmu. Janganlah bosan. Perlu engkau tahu, sebenarnya topic pembicaraanmu bukan hal yang penting bagiku. Asal engkau ada disisiku, itulah kerinduanku.

Saat ini, bukan lagi seperti dulu ketika aku selalu ada mengajarimu. Aku menua dengan segala kekurangan fisik dan pikiranku. Janganlah bersedih. Tetaplah bersuka cita, seperti suka citaku di masa kecilmu. Bagaimana pun masa kecilmu telah menjadi inspirasi, kekuatan, serta penghiburan bagiku. Satu hal yang engkau harus tahu…jiwaku tetap seperti dulu, selalu bersorak-sorai, ber hip-hip hura ketika bersamamu.

Nanti, jika aku pergi menghadap Yang Maha Kuasa, aku akan merepotkanmu lagi dengan segala urusan yang berhubungan denganku dan engkau akan menumpahkan air matamu. Jangan terlalu menangisiku. Ikhlaskanlah kepergianku dan genapilah sukacitaku. Lakukanlah segala sesuatu untuk pemberangkatanku dengan senang hati. Ingatlah bahwa aku sudah ada gantinya di dunia ini, dirimu, anakku.

Seorang anak tidak pernah memilih untuk dilahirkan, dan orangtua tidak memilih untuk mengalami masa tua dan renta. Namun semua itu adalah masa-masa indah buatku dan semoga jiga selalu indah bagimu.

Ayahmu

Tulisan ini dibuat untuk dibaca oleh siapa saja yang ingin mengingat masa kecilnya, yang akan mengalami kebersamaan dalam masa tua orangtuanya. Orangtua kita menanamkan arti cinta agar kita mengerti bagaimana harus mencintai.

Merawat masa kecil dan mengurus masa tua adalah dua fase yang sama, yang membutuhkan kasinh tanpa syarat, dari orangtua maupun anak.


Sengaja meong kutip dari buku yang baru-baru ini meong baca, buku yang meong berikan kepada teman, tapi dia meminjamkan buku ini dulu ke meong.

Meong kutip frase ini karena ingin meong bagi, khususnya buat adek meong yang belum juga dewasa, dan bapak meong yang sudah mulai seperti anak kecil. Masih ingat betul bagaimana dulu bapak begitu memanjakan adek, walaupun sebenarnya meong tahu bapak berusaha bersikap adil, tapi tetap saja namanya bungsu selalu mendapat tempat khusus. Anyway bukan bermaksud iri, tapi gak papa selama meong tercukupi dengan kebutuhan kasih sayangmeong yg sebenarnya kebutuhan ini berbeda tiap individunya.

Cuma mau berpesan kepada adek, ingat masa kecil kamu dulu, kamu jauh lebih beruntung daripada kelima kakakmu ini, bersyukurlah, dan yang paling penting, ayo lah kamu cepatlah berpikir dewasa...


-with love meong-




23 Sep 2011

Action

Meong mau ngutip dari deskripsi sebuah lukisan karya teman baik Meong...Gak nyangka ide nya bagus, pemikirannya brilian, jauh dari keseharian yang selalu kami habiskan bersama. Sukses terus ya buat temanku Ratri Inayatul Basyarah.

Sukses selalu ya teman, Meong senang kalau lihat teman kita bisa sukses, dalam posisi saat ini.

Lukisan ini pernah meong lihat di sebuah galeri di daerah Jakarta Selatan deket tempat nongkrong anak gaul getoh...Lukisan ini entah sudah sold out apa belum, judulnya Action!


Keabadian adalah satu kata sakti yang sangat dihargai di kehidupan ini. Tak jarang manusia melakukan berbagai macam cara untuk mencapai keabadian tersebut. Ingin tampil awet muda ketika usia mulai merambat perlahan tapi pasti, merupakan bentuk keinginan untuk mencapai keabadian tersebut. Orang bahkan rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit sebagai imbalan atas keabadian yang mereka peroleh. Tentu saja, normalnya, sesuatu yang diabadikan adalah sesuatu yang positif.
Hal lain yang lebih sederhana dalam pencapaian keabadian adalah melalui alat kecil yang sangat berarti bagi kehidupan manusia. Dengan alat ini manusia dapat menyimpan kenangan statis ke dalam bentuk yang bisa dinikmati setiap saat dan oleh siapa saja. Alat kecil jenius ini bernama kamera atau potret. Kecenderungan manusia, terutama di daerah saya, jika berhadapan dengan kamera selalu ‘pasang tampang’. Sebagian besar pasti memasang tampang senang, lucu, atau bahkan konyol. “Action!” adalah kata password jika sang pemotret akan menekan tombol shutter.
Dan ketika foto tersebut telah dicetak dalam bentuk kertas beraneka ragam ukuran, maka si empunya tampang akan selalu mencari keberadaannya. Kadang mereka tertawa melihat tampangnya sendiri atau tampang teman-temanya di dalam foto, kadang mereka jengkel karena tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Akan tetapi, hampir setiap orang yang ada di dalam foto tersebut pasti bangga untuk menyimpan sebagai kenang-kenangan atau bahkan di pajang di sudut rumah tertentu. Narsis, kata anak-anak muda sekarang menamai perlakuan mereka.
Kejadian tersebut sekilas memang terlihat narsis, akan tetapi jika ditilik lebih dalam, perlakuan mereka adalah simbol kepribadian mereka masing-masing. Mereka yang selalu tampil konyol dalam setiap foto juga menyimbolkan bahwa mereka juga seperti itu jika dalam kehidupan sehari-harinya. Begitu juga dengan mereka yang cenderung ‘tenang’ dan memasang tampang senyum secukupnya, maka mereka dalam kehidupan sehari-hari juga tidak jauh dari perlakuan tersebut.
Secara keseluruhan, kecenderungan manusia gemar mengoleksi atau bahkan memajang foto-foto mereka adalah suatu bentuk kebanggaan atas apa yang pada saat itu telah dicapai mereka secara fisik. Mereka bangga memiliki wajah yang Tuhan ciptakan, mereka bangga atas pakaian yang mereka kenakan atau bahkan mereka bangga akan sekumpulan orang yang ada pada foto tersebut. Kebanggaan inilah yang nantinya akan menumbuhkan rasa percaya diri pada diri masing-masing, terutama dalam hal bersosialisasi. Rasa bangga inilah yang mendorong manusia untuk mengabadikannya, oleh karena itu keabadian adalah satu kata yang sangat penting bagi manusia.




21 Sep 2011

How to Make Kimbab

Kimbab atau Gimbab (masih agak rancu antara G dan K dalam bahasa Korea yang diterjemahkan dalam abjad alphabet seperti khamsahabnida atau Gamsahabnida)

Kimbab ini favorit cemilan meong kalau lagi bingung makan apa di food court

ASAL MUASAL KIMBAB / GIMBAP

Gimbap sudah terkenal sebagai makanan bekal yang utama pada saat piknik. Bahan-bahan isi Gimbap dapat divariasikan tapi bayam, ham, wortel, telur, dan acar lobak asam dipakai sebagai bahan dasar. Untuk susi Jepang dipakai cuka sedangkan Gimbap Korea dipakai minyak wijen dan garam.

BAHAN UTAMA
4 gelas beras,
5 gelas air,
4 lembar rumput laut gim,
5 butir telur, 100g daging sapi giling,
50g wortel,
1/2 buah ketimun,
120g acar lobak asam,
80g bayam ,dan
sedikit minyak goreng.

BAHAN NASI
1 lembar rumput laut Dasima berukuran 5x5cm,
setengah sdm arak,
1 sdt minyak olive seperti setengah

Bumbu :

Bumbu-bumbu untuk nasi :

1/2 sdm minyak wijen,
10g garam,
10g biji wijen.

Bumbu untuk daging :

1 sdt bawang putih cincang halus,
1 sdm kecap asin,
1 sdt gula pasir,
sedikit lada/merica

CARA MEMASAK :

* Memasak Nasi :

1. Cuci beras 4~5 kali lalu masak nasi dengan 5 gelas air dan 1 lembar dasima berukuran
5x5cm.
2. Nasi yang sudah jadi dicampurka dnegan garam, minyak wijen, dan biji wijen.

* Olah bahan-bahan isi Gimbap :

1. Kecok telur lalu disaring. Garami dengan 1sdt garam dan buat teluru dadar. Potong dengan
ukuran tebal 0,5cm dan lebar 1cm.
2. Potong wortel dengan ukuran tebal 0,5cm dan 1cm. Tumis sebentar dengan sedikit minyak.
3. Belah ketimun menjadi 8. Taburi 1/2 sdt garam di atasnya dan diamkan selama 10 menit.
4. Potong panjang acar lobak asam dengan ukuran tebal 0,5cm dan lebar 1 cm.
5. Rebus bayam dalam air mendidih dengan 1 sdt garam selama 30 detik lalu dibilas dengan air
dingin dan diperas.
6. Daging sapi giling dibumbui dengan kecap asin, gula pasir, lada, bawang putih. Tumis dengan
api besar.

* Proses menggulungkan Gimbap :

1. Paparkan nasi di atas rumput laut Gim. jangan mengisi nasi di bagian kedua ujung Gim
selebar 2cm masing-masing.
2. Tempatkan bahan-bahan di bagian tengah paparan nasi itu lalu menggulungkannya dengan
menekan.
3. Potong Gimbap dengan tebal 1cm dan tempatkannya di piring.

Keterangan :
“Pada Saat menggulung Gimbap di harapkan berhati hati karena , rumput laut gampang robek”

19 Sep 2011

What I Want To Do Once I Have A Lover

hoho kebiasaan meong klo suka ma sesuatu bakal di eksplore dioprek terus sampai bosennn...setelah kemaren di tunjukin kebo lagu Rain yang "Instead saying goodbye" sekarang meong mau berbagi lagunya Rain yang feat G.Na. Lucu deh lagunya, abg getoh...kan beberapa hari terakhir kemaren Kebo dan Meong menjadi remaja belasan tahun lagi selama 2 hari, maen ke Blok M (tempat nongkrong para ABG), muter-muter pake bus Trans Jakarta, beli baju kembaran, beli kaca mata segedhe muka, teledor ketiduran di bus Trans Jakarta (kayaknya kalo ini bukan meong abg, tapi meong sekarang pun masih suka ketiduran dan kebablasan tempat tujuannya), nongkrong di seven eleven (ya ampyun gila ini kan tempat nongkrong anak gaul malam Jakarta getohhh), berkelana di Dunia Fantasi Ancol. Biasanya kan kalo Kebo dan Meong berkostum kerja tiap hari selalu di panggil ibu, selama dua hari ini Kebo dan Meong berkostum top to toe layaknya remaja belasan tahun, kompak lagi berdua, cerita lengkapnya di posting selanjutnya plus foto-foto kita deh (akhirnya identitas kebo dan meong terungkap hahaha tapi gak janji y fotonya, nunggu persetujuan kebo). Sekarang meong mau melanjutkan sedikit kelabilan dengan membagi lyrics dan video lagunya Rain feat G.Na atau G.Na feat Rain ya..


What I Want To Do Once I Have A Lover

Namjachinguga sengimyon hago shipdon il nomuna mana nan nul kumul guwoso
Chot bonje kilgorieso kisuhe bogi du bonje marya chunchonheng sebyok kicha
se bonje sopung gagi ne bonje dunge ophigi dasot bonje kopulingun kibon
boo boo boo jongmal dalkomhal koya

We iroke dugun dugun dugun dweni sengakman hedo
Han gajishik meil meil meil nowa da he bol koya
Nan nega iso haruga julgowo ijenun duriranun ge
Ne sojunghan no baby baby baby boo~

Yojachinguga sengimyon hago shipdon il negedo mana hangsang burowo heso
Yosot je shimyayonghwa ilkop je nolidongsando yodop bonje kamjak ibentudo
boo boo boo jongmal hengbokhal koya
We iroke dugun dugun dugun dweni sengakman hedo
Han gakishik meil meil meil nowa da he bol koya
Nan nega iso haruga julgowo ijenun duriranun ge
Ne sojunghan no baby baby baby baby boo~

Honjayotdon sengiri haril opdon jumari
Irum butun nalduri ijen kidaryojwo

Duriraso chowa hamkeraso chowa
Odie inunji do muwol hadunji nowa

Na gu junge jeil jeil jeil hago shipdon han gaji
Nol saranghe gu mal gu mal gumal han bon marhe bonun il
Nol saranghe ku mal ku mal kumal han bon duro bonun il
Nege wa jwoso nomuna gomawo negyote nega inunge
Namane sarang baby baby baby baby boo
baby baby baby baby boo~


video

ini meong bagi video perform nya G.Na feat Jo Kwon 13 September 2011 special Chuseok, sama bagusnya suaranya Jo kwon dengan Rain, secara sumber nya sama, sama-sama besar dari JYP (Jin Young Park)






What I Want To Do Once I Have A Lover (English)

There are so many things I’ve wanted to do once I had a boyfriend, I’ve always dreamed
First, kissing on the street, second, you see, is a train to ChoonChun at dawn
Third, going on a picnic, fourth, getting a piggyback ride, fifth, couple rings are standard
boo boo boo it would be really sweet

Why does my heart beat thump thump simply at the thought
I’m going to do each of things daily daily daily with you
My day is enjoyable because I have you, now that the two of us are together
My precious you, baby baby baby baby boo~

There are so many things I’ve also wanted to do once I had a girlfriend, I’ve always been envious
Sixth, late night movie, seventh, amusement park too, eighth, surprise event too
boo boo boo, I would be really happy

Why does my heart beat thump thump simply at the thought
I’m going to do each of things daily daily daily with you
My day is enjoyable because I have you, now that the two of us are together
My precious you, baby baby baby baby boo~

My once lonely birthdays, boring weekends
I now await labeled days

I like that it’s the two of us, I like that we’re together
Wherever I am, whatever I’m doing with you

The one thing I’ve wanted to do most most most out of those things

“I love you,” saying those words those words those words just once
“I love you,” hearing those words those words those words just once
Thank you so much for coming to me, you being by my side
My love, baby baby baby baby boo~
baby baby baby baby boo~

yang video perform asli G.Na feat rain belum nemu euy, baru yg audio plus suport picture aja...





18 Sep 2011

This Time

The Wonder Girls




*klik cc for translation.

14 Sep 2011

Instead of Saying Goodbye

Lagi suuuukaaaaaa banget sama lagu ini. Hahaha. I know, it's an 'old' song. Cuma lagi terngiang-ngiang aja: gimana lagu yang kedengeran dan dibawain dengan ceria sebenernya liriknya sedih. Terlebih kalau liat live performance-nya: there's nothing like seing a hot, good shaped stud, with a little sweat. Aw aw aw. Hahaha. That's it: I'm crazy!
Here's Rain everybody:



Liriknya nih:


Annyeongiran Mal Daesin
- Bi Rain -


musun marul haryogo kurogo ini dodaeche musun marigirlae marul mothani
marul hamyon hokshi naega kuman, uroborilkabwa mothanun mariramyon
kuge sashiramyon kurae charari marul hajiman kuromyon
naega araso aradurul teni sarjjak usumyo doraso jurteni

*nega naui gyochul tona darun saramegero gandamyon
naegyoe inun gotboda darun saramui pumi johdamyon
onjerado johuni anyongiran mar daeshin jagun miso
hanaman jumyontwae

noui ku yeppun ipeso jortaero dutgi shirhun mari myot kae isso
jalga haengbokhae mianhae darun sarami saenggyosso ihaehae
kurae kuron mardurun jortae dutgi shirho kasumi nomu apa
durul suga opso norul nomu saranghanabwa ibyorun
ttwio nomgo shipnabwa.
ibyorjangmyoni opnun ibyorul hago shipo
ibyorui mardo nunmurlo nan nomu apo
ochapi nodo marul hagi shwipji anhulgogoh nado durumyon tto bunmyonghi urgogoh
bonamana niga tonanunde munjemanha kurigo tto kwichanha kuroni jebar tona
amumardo mara nan kwaenchanha kurohke usumyonso tona

*Repeat

nan niga nar tonargor ara kwaenchanha
annyongiran mar daeshin annyongiran mardaeshin
jagun miso hanaman jumyon twae
jagun miso hanaman jumyon twae

Lebih pedih kalau tau translationnya :))

Instead of Saying Goodbye
- Bi Rain-


Can all the words be like that?
Can't all the words in the world be said forever?
After saying that, maybe I'll cry
If I can't say it
If it is a fact
If, yes, the words do sound like that
Will you know that I know?
Will you turn away in tears?

* CHORUS *

When you leave me and turn to someone else
When you like being with someone else more than with me
Someday it'll be alright
Instead of saying goodbye
Smile a small smile for me

I hate having to listen to those words coming from your pretty lips
"I'm happy now, I'm sorry
Please understand that I'm with someone else.
"Yes, I hate listening to those unpleasant words
My soul can't have any more pain
I love you so much
It seems that I want to run away from the break up

Do you want to break up with me or not?
The words "Let's break up" make me cry
It's so hard on me
It's not easy to listen to those words
When I hear them I cry more
I'm sure when you leave I'll have more problems
And more annoying is that you leave
Whatever you say, it's okay
Smile like that and leave

* Repeat

I know the day will come when you leave me, that's okay
Instead of saying goodbye
Instead of saying goodbye
Smile a small smile for me
Smile a small smile for me
***
Versi WonderGirls-nya lebih imut dan dance-nya lebih keliatan:

Love it! :-*

13 Sep 2011

Tuan Nona Kesepian

Awal saya denger nama musisi bernama Tulus adalah dalam persiapan acara Seminar Nasional Green City di tempat kerja saya, sebagai salah satu usulan performer dalam acara tersebut. Mulai lah saya lihat videonya di Youtube. Ternyata emang keren banget. Tapi satu hal lain yang mengejutkan: saya merasa tersindir dengan liriknya. Hahaha. Well, considering that I am a lyrics person.


Here's the lyrics:

Tuan Nona Kesepian
(by Tulus)


Tuan kesepian
Tak punya teman
Hatinya rapuh
Tapi berlagak tangguh

Nona tak berkawan
Tak pernah rasakan cinta
Sungguh pandai berkhayal
Mimpi itu alamnya

Mereka berdua bertemu, di satu sudut taman kota
Bertatap tapi tak bicara, masing-masingnya menganalisa

Nona berkata
“Tuan apa yg salah padamu,
mengapa wajahmu ada seribu.
Tuan apa yg salah padamu
seakan dunia hanya Kamu Kamu Kamu”

Tuan berkata
“Nona apa yang salah padamu
apa enaknya tenggelam dalam khayal
Nona apa yang salah padamu
Kau tau ku tak punya hati, Kau masih saja menanti”

Mereka terlarut dalam ego
Hati tertutup untuk dengar kataku, “kataku” “kataku”
Berkata tapi tak berkaca
Semua orang hanya angin lalu

Nona jatuh cinta pada tuan
Tuan menunggu yang lain
Nona tak peduli walau Tuan
tak pernah peduli sekitarnya


***
Yang warna lain itu tuh yang paling bikin kesindir! :-p Yaoloooh, help help...!

10 Sep 2011

In To You


Satirical. Ini perasaan saya saat menulis. Walaupun tidak sepenuhnya relevan. Toh saya hanya akan menuliskan kesukaan saya pada seorang male vocal soloist yang beraliran akustik (bener ga nih ya? soalnya saya bukan pakar musik, hehe).

Adhitia Sofyan. Ga terlalu banyak yang saya tahu tentang musisi yang satu ini. Setahu saya, dia adalah seorang desainer grafis yang secara tidak sengaja tercebur ke dunia musik. Lalu, tanpa dinyana, mampu berenang indah di dunia itu. Harapan saya, dia tidak tenggelam dengan mudah. Karena saya sangat menikmati gitar dan vokalnya. Dua lagu pertama yang ia rilis adalah "Memilihmu" dan "In to You" dengan album berjudul "Quite Down." Album ini bagi saya sangat magical dari segi bagaimana saya tidak sengaja 'menemukannya' di toko CD di daerah Blok M (I'll keep the detail on my own, hehe). Personally, saya suka banget sama track yang berjudul "Number One" walaupun saya paling duluan hafal lirik "Adelaide" dan sekarang sering sekali tanpa sengaja menyenandungkan lirik "Blue Sky Collapsed." Intinya sih: saya suka semua track dalam album ini.

Berhubung "In to You" adalah salah satu track pertama yang dikenal luas, juga salah satu lagu yang saya suka banget, saya tuliskan liriknya disini. Cerita dari lagu ini adalah tentang menyukai seseorang, yang kita tidak yakin dengan orang itu. Ketika menaruh hati pada seseorang, saya seringkali tidak percaya pada hati sendiri. Karena indoktrinasi cinta itu buta, maka saya coba melihat orang yang saya sukai dari kacamata orang lain (teman/sahabat saya misalnya) untuk mendapat pandangan yang lebih objektif. Walaupun nantinya ketika si sahabat ini memberi penilaian "ga oke" atau "jangan sama dia deh,"  saya cenderung menerimanya dengan penyangkalan "enggak ah" atau "masa sih" yang lalu disimpulkan dengan "ah, gatau ah." Hahaha.

Nah, lagu ini kurang lebih bercerita tentang hal itu. Beberapa frasa yang saya suka dalam lirik lagu ini:
  1. "My friends they all been telling me that your not good. You broke a lot of heats and you don't even know."
  2. "The thought of you remains the biggest mystery. I was left unsure of all this thing would go. I guess I'll think about it when I walk with you."
Frasa yang pertama, saya suka karena serupa dengan orang yang diceritakan dalam lagu itu mirip dengan orang yang saya suka. The kind of person who broke hearts without even realizing it. Ga nyadar karena ga sensitif atau mungkin emang ga sadar potensi diri. Haha. Yes! I'm talking about you handsome. :-)
Frasa kedua, ga usah panjang-panjang dijelasin. They speak for themselves.

Well, here's the complete lyrics:

In To You
(Music & Lyrics by Adhitya Sofyan)

Early in the morning I was still in bed
You call me just in time when the sunlight comes
You said "How's your sleep? I didn't do too well.
Would you be a friend and take a walk with me?"

My friends they all been telling me that you're not good
You broke a lot of hearts and you don't even know
I refuse to believe any of that is true
But I'll hate it when they're right and tell me told you so

I don't want to be a victim of a broken heart
I don't want to put myself into another mess yeah
I don't want to be a fool and make a big mistake
I should've know better, but it's allright
Cause I'm in to you

Early in the morning I was still in bed
We've talked about an hour till  my ears turns red
You said "It's getting late, I'm gonna have to go.
I'm getting ready so how 'bout that walk?"

My friends they all been telling me that you're not good
You broke a lot of hearts and then you ran away
I refuse to believe any of that is true
But I'll hate it when they're right and tell me told you so

I don't want to be a victim of a broken heart
I don't want to put myself into another mess yeah
I don't want to be a fool and make a big mistake
I should've know better, but it's allright
Cause I'm in to you

Early in the morning I was still in bed
The thought of you remains a the biggest mystery
I was left unsure of all this thing would go
I guess I'll think about it when I walk with you

***
Let's take a walk again someday. Only whenever you feel like it. :-)

Apa Kabar?

Dua kata berjuta makna.

Wah, sudah lama tidak menulis. Setidaknya saya merasa begitu. Malahan, ketika membuka blogger, tenyata interface-nya sudah sangat berubah. Terlihat lebih bersih dan moderen, tapi sulit digunakan. Mungkin karena belum terbiasa.

Sebelum memulai lagi menulis, saya ingin mengucapkan mohon maaf lahir dan batin bagi sahabat-sahabat yang suka dengan segala kerendahan hati membaca blog saya dan Meong. Semoga kami dimaafkan, jika sekiranya ada tulisan yang kurang sreg. Hehe.

Lebaran kali ini saya merasa berbeda. Padahal di awal saya sudah skeptis dan berfikir: lebaran begini-begini saja. Berkumpul, shalat ied bersama, berpelukan lalu menangis: kemudian besoknya akan kesal lagi, melakukan banyak kesalahan lagi, menyesal lagi. Ketika itu saya pun jadi berpikir: mungkin kali ini saya skip saja acara nagis-nangisannya, toh tiap tahun saya nangis. Ternyata tidak bisa: saya tetap menangis ketika dipeluk bapak, ibu, dan kedua adik saya yang sekarang sudah jadi pemuda. Lalu kenapa dirasa berbeda? Entahlah. Mungkin karena khotbah ied yang filosofis dan inspiring (mengingat kembali bahwa dulu khotbah ied juga yang membawa saya pada keputusan memakai kerudung). Mungkin juga karena setelah lebaran saya merasa mendapat awalan (start) baru. Tidak secara harafiah, tapi memang begitu terasanya. Biasanya moments of clarity saya dapatkan saat saya menginjak angka usia lebih tua (which is nanti, 1 bulan lagi). Tapi entah kenapa, feel-nya malah terasa saat ini. Selain merasa juga bahwa hidup ini bukan bergerak sebagai "time elapsed" tapi "time remaining." Haduh, ada apa dengan saya? Haha.

Satu lagi yang membuat berbeda. Tidak esensial tapinya: saya me-non-aktif-kan akun facebook saya. Mungkin teman-teman yang suka saya ganggu, dengan status atau link tidak penting yang saya posting ke dinding halaman itu, sudah menyadarinya. Hehe. Begitulah. Saya berpindah sepenuhnya ke kicauan burung (baca: twitter). Alasannya: karena saya adalah prbadi yang teramat sangat lemah. Saya tidak dapat menahan godaan untuk mengetahui kabar dari beberapa orang yang mencuri 'special interest' dari saya. Saya jadi selalu ingin tahu mereka (atau tepatnya: dia) sedang apa, terlihat seperti apa sekarang, kepada siapa dia menaruh hatinya, dan lain-lain--hingga saya berpikir: okay! I'm insane. It's time to move on and setting him free. YES! YOU'RE FREE! Walaupun pastinya dianya juga ga ngerasa apa-apa. Haha. Heboh sendiri.
Jadi teringat masa-masa ketika bertanya: "Apa kabar kamu?" memiliki arti sebenarnya: "Apa kamu sudah punya seseorang yang lain? Apa sudah bahagia dengannya?"

Mengutip puisi dari seseorang yang saya kagumi: "Aku suka kamu itu urusanku. Perkara kamu suka aku atau tidak itu urusanmu!"  Aedah, dahsyat kan? Haha. Begitupun sekarang, rasanya dengan ini saya sudah (sedikit) menyelesaikan urusan saya. Rasanya ingin kembali ke kenyamanan masa lalu ketika jejaring sosial paling canggih adalah friendster. Tidak memaksa kita menjadi stalker. Masa-masa nyaman karena ketika kita ingin bertanya kabarnya. Ketika rindu. Kita menganggkat telepon, mendial nomornya lalu berbincang. Meski kikuk, dan jawaban untuk kata "hallo" hanyalah "hai." Meski setelah "hai" hanya hening, sambil sesekali "hmm" atau senandung kecil. Hmm, rindu. Rindu. Apa kabar kamu? :-)

8 Sep 2011

Pria Indonesia Populer di Mata Cewek Jepang

Sabtu di Jepang adalah hari libur (dari kerja), tetapi kita akan tetap menemui banyak pria berjas hilir mudik di Sapporo Station (station utama dan yang terletak di pusat kota). Jas adalah seragam orang kantoran. Artinya, walaupun libur, masih banyak orang Jepang, khususnya pria, yang lembur kerja. Bahkan pemandangan yang sama bisa kita jumpai pada hari Minggu. Di Sabtu dan Minggu, khususnya di musim panas, akan sering terlihat ibu dan anak berjalan-jalan, menikmati keindahan Taman Odori, Maruyama, atau taman2 lain. Ada yang hanya berjalan-jalan, duduk santai bahkan bermain dengan anak2.

aman Odori adalah taman kota sepanjang hampir 1,2 km yang terletak tepat di tengah kota. Di taman inilah, saat musim dingin, diadakan Snow Festival yang sangat terkenal itu. Maruyama adalah taman di pusat kota juga, tapi tidak tepat di jantung kota seperti Odori. Di tengahnya ada danau kecil tempat orang naik perahu dan di musim panas, taman itu pusatnya barang2 loakan (flea market). Di musim dingin taman itu dijadikan tempat cross country ski sederhana. Yang menarik adalah jarang sekali terlihat bapak2 yang menemani anak2nya bermain. Kalau pun ada satu dua, biasanya mereka masih mengenakan jas yang artinya baru pulang lembur. Pemandangan yang sama pun akan dijumpai di kereta bawah tanah dan mall. Sangat sedikit terlihat keluarga utuh, bapak, ibu dan anak berjalan bersama.Memang berbeda dengan kota-kota besar di Jepang, dimana nilai keluarga di Sapporo masih cukup tinggi. Menikah, memiliki anak dan hidup berkeluarga, masih merupakan bagian hidup yang dijalani sebagian besar penduduk Sapporo. Berbeda Ini hanya observasi pribadi dari pengalaman tinggal di Sapporo, kota dingin di utara Jepang, yang terkenal dengan Snow Festivalnya. Walaupun Sapporo menempati urutan kota terluas ketiga di Jepang, kota ini cukup jauh dari hiruk-pikuk metropolitan. Bersepeda sedikit saja keluar pusat kota, akan terasa keheningan pedesaan walau masih dipenuhi oleh apartemen2 khas Jepang yang didominasi bangunan kayu. Seorang teman Jepang pernah mengatakan bahwa di Sapporo jam berdetak lebih lambat dibandingkan Tokyo. Maksudnya, walau dengan etos kerja yang sama, orang Sapporo terlihat lebih santai dibandingkan dengan sesamanya di Tokyo. Namun demikian, tipikal orang Jepang yang ‘gila kerja’ juga terlihat dalam kehidupan keseharian di Sapporo.

Dengan apa yang pernah diamati dan diceritakan di Hiroshima, Kobe, Yokohama, dan beberapa kota2 besar lainnya. Di sana, sangat jarang melihat keluarga bermain di taman atau melihat ibu2 mendorong kereta bayi. Umumnya di taman2 mereka didominasi oleh remaja2 yang bermain dengan sesamanya.

Walaupun demikian, seperti halnya Jepang secara keseluruhan, pria lebih dominan dibandingkan dengan wanita. Dalam keluarga, perempuan bertanggung jawab semuanya, mulai dari mengurus suami dan rumah tangga. Tugas suami hanyalah bekerja mencari nafkah. Novel2 dan film2 Jepang, baik seting lama maupun baru pun secara tidak langsung menunjukan hal tersebut. Jika satu keluarga akan berpergian, maka sang istrilah yang menyiapkan semuanya. Bahkan, sampai menyiapkan dan memasukan semua barang ke dalam mobil pun di lakukan oleh istri. Suami tinggal masuk mobil dan menyetir. Yang sering terlihat di mall atau di taman pun sama. Suami tidak pernah direpotkan dengan urusan anak. Anak belepotan makanan, baju kotor, ganti topi, membersihkan muka, dan semua ‘tugas kecil’ dilakukan semuanya oleh istri. Tampaknya, bagaimana pria lebih superior dari wanita sudah terlihat sejak remaja. Lebih dari sekali terlihat, pasangan remaja, jika berpergian, maka yang membawa tas atau beban lebih banyak adalah yang wanitanya. Bahkan satu dua kali terlihat jika hanya ada satu sepeda, maka yang pria yang naik sepeda, sementara yang wanita jalan! Itulah budaya Jepang dan tampaknya tidak ada masalah dengannya. Ini terbukti, dengan budaya yang sudah ratusan tahun itu, Jepang tetap bertahan dan maju sampai seperti sekarang.

Tampaknya pandangan beberapa wanita Jepang tentang budaya itu sedikit berubah saat mengenal lebih dekat kehidupan warga Indonesia di sana. Di Sapporo, ada banyak orang2 Jepang, yang umumnya wanita, sering bergabung dengan acara2 mahasiwa dan keluarga Indonesia (banyak wanita karena yang pria lebih suka kerja dan mabuk). Mereka tentu mengamati hal2 sederhana yang ternyata terlihat luar biasa dengan budaya yang selama ini mereka jalani. Hal yang aneh untuk mereka melihat suami mencuci piring, atau suami membawa belanjaan di mall, atau suami yang menutup dan mengunci pintu saat sekeluarga berpergian, atau suami membantu mengganti baju anak di taman atau menyuapkan makanan kepada anaknya. Hal yang luar biasa juga untuk mereka melihat suami memasak dan menyiapkan makanan untuk istrinya, atau bermain dengan anak sementara istrinya duduk dan membaca. Mereka pun merasa heran jika melihat mahasiswanya selalu mengantarkan dan tidak membiarkan mahasiswi pulang sendirian malam2.

Jepang adalah salah satu negara teraman di dunia. Tidak ada kekhawatiran untuk pulang malam sendirian. Mereka lebih heran lagi jika tahu alasan mengantar tersebut bukan karena takut ada apa-apa di jalan, tapi karena menghargai mereka. Mereka juga akan terheran-heran jika ada yang rela memberikan sepedanya untuk dinaiki sementara yang punyanya berjalan. Pernah suatu kejadian, kita berjalan berlima, tiga pria (mhs Indonesia) dan dua wanita Jepang. Kita semua kebetulan membawa sepeda. Setengah mati kita memaksa dan juga meyakinkan mereka untuk memakai dua sepeda kita. Suatu hal yang sulit dengan bahasa yang pas-pasan dan perbedaan budaya bertolak belakang. Terus terang, saat itu kita menawarkan bukan karena to be gentle, tapi agar segera sampai ke tempat tujuan. Tapi tetap saja susah sehingga kita semua berjalan dan agak terlambat sampai. Di kejadian lain, dalam kasus seperti itu, akhirnya kita tidak lagi menawarkan sepeda tapi menyuruh dengan tegas, take this bike or we don’t go.Kebetulan, di dalam acara kumpul2 atau diskusi membahas sesuatu, hampir semua orang Indonesia, adalah orang2 yang mau mendengar dan menghargai pendapat orang lain. Di setiap diskusi mereka, orang2 Jepang, umumnya diam dan manut saja. Mungkin karena masalah bahasa dan juga merasa posisinya hanya sebagai penggembira dalam kelompok. Tapi kita tetap dan selalu minta pendapat mereka. Kita jelaskan dulu apa yang sedang kita bahas dalam bhs Jepang oleh teman yang bisa. Dan kemudian kita persilahkan mereka bicara dalam bahasa Jepang dan nanti akan diterjemahkan. Mereka mungkin tidak percaya betapa kita mau repot2 menjelaskan dalam bahasa mereka dan kemudian mendengar pendapat kelompok penggembira seperti mereka.

Dalam banyak hal, mereka melihat bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya yang lebih baik dibanding dengan budaya mereka, khususnya dalam hubungan pria dan wanita. Dua dari tiga teman wanita Jepang jika ditanya apakah suka dengan pria Indonesia, maka mereka menjawab suka dan yang ketiganya bahkan ingin menikah dengan pria Indonesia. Sebagian besar teman2 Jepang yang sering bergabung adalah mereka yang berumur minimal di akhir 20an, dimana melihat lawan jenis sudah tidak dari tampan dan gagahnya tapi sudah lebih pada karakternya. Bukti betapa ‘lakunya’ pria Indonesia di Jepang, adalah setidaknya di lingkungan Sapporo saja sudah ditemui sekitar enam keluarga, dimana suaminya adalah orang Indonesia. Barangkali, kebetulan saja, orang2 Indonesia yang datang ke Jepang adalah orang2 pilihan.Tapi jika kita kenal lebih jauh dengan teman2 Jepang itu, kita akan tahu bahwa hampir semuanya sudah pernah ke Indonesia, khususnya Bali. Mereka sudah mengenal dan berinteraksi dengan pria Indonesia ‘langsung dari sumbernya’. Dan pendapat mereka tidak berubah bahwa pria Indonesia lebih menghargai wanita di bandingkan pria Jepang.

Hore...hidup cowok Indonesia, so buat temen-temen cowok yang masih jomblo, jangan kuatir kenalan lah ma cewek Jepang, jalan-jalan ke Jepang dijamin kalian laku keras bak kacang goreng...xixixixi...

credit -->asianfansclub.wordpress.com