...

I am strong, because I am weak...
I am beautiful, because I know my flaws...
I am a lover, because I have been afraid...
I am wise, because I have been foolish...
And I can laugh, because I’ve known sadness...
Feeds RSS
Feeds RSS
Tampilkan postingan dengan label meong story box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meong story box. Tampilkan semua postingan

17 Jul 2012

Cerita tentang seseorang teman who is crazy like me


Mendadak beberapa hari ini saya menjadi rindu dengan beberapa orang yang telah jauh dari saya. Merasa diberkahi anugrah atas teman-teman yang saya miliki sekarang meningatkan kembali akan saya kepada orang-orang yang telah jauh dari saya, Tuhan pasti sangat saying sekali sama saya, kehilangan 2 orang Tuhan memberikan setengah lusin pengganti buat menemani saya sekarang, thanks to Mama Achi (@nafatihah) mas-ku (@unogomez82) abang Begeng (@Hkal), om Bear (@Dwitya) adek tengil (@ndathea), tante margo (@punyayani) last but not least teman pertama saya di cilaki my sibling ririn (@ringo1910). Di kehidupan saya sebelumnya mungkin saya berjasa menyelamatkan dunia kali ya sehingga dianugrahkan harta yang tak ternilai seperti  kalian. Sekarang saya mau sedikit bercerita tentang seseorang yang entah kenapa akhir-akhir ini saya rindu sama remark nya.

 Gemini Blood type B

 23 Mei 1986 terlahir sebagai anak bungsu di keluarganya di sebuah kota kerajaan di Jawa Tengah.  Lahir dibawah pengaruh bintang Gemini dengan golongan darah B, hmm seperti tutup ketemu botol sepertinya kita waktu itu. Tinggi, kurus, hidungnya betet, keriting, komentarku pertama kali bertemu adalah “ni cowok mukanya kayak tweety” hahhaha. Di ospek jurusan kita sekelompok, kemana-mana bareng, motor Jupiter Z biru selalu jadi tebenganku kemanapun.  Kita menjadi dekat karena memiliki berbagai kecocokan walaupun kamu tak jarang menjadikanku bulan-bulanan bercandaan but I don’t hate it, karena saya juga tak jarang  pula berhasil membuat kamu malu dengan balasan candaku. Kamu seperti cowok pada umumnya seperti lagunya Samson yang tak lelah mengejar wanita.  Setiap pdkt kamu selalu minta bahan gombalan sama saya, dan entah kenapa celetukan saya yang kadang berasal dari lagu-lagu gak popular itu menjadi bahan sms gombalanmu itu menjadi senjata ampuh bagi gadis-gadis incaranmu. Yang paling saya ingat adalah lirik lagu KCI and Jojo All my life yang tanpa  saya jadikan balasan sms ke kamu malam-malam dalam keadaan setengah sadar itu berhasil membuat kamu jadian ma cewek incaranmu itu, jackpot, hahhaha. Oh man how I miss your presence right now, saya butuh pendapat kamu yang sarkas sekarang tentang pria-pria dalam hidupku sekarang. 

Surprise Bday Event

 Tradisi memberi surprise ulang tahun pun kudapat dari kamu. Pada hari ulang tahunmu itu kamu dengan pasrah diseret dan di ikat di tengah pohon di kampus Cuma buat diguyur kuah soto bekas dari bu kantin kita, di timpuk telur dan tepung, plus dicoret-coret mukanya pake spidol oleh kita, saking parahnya penindasan kita terhadap kamu, kita sempat jadi headline bahan tulisan dosen tentang esensi perayaan ulang tahun. Tapi untuk menjadi bijaksana di hari tua nanti, bukankah kita perlu menjadi konyol di masa muda, setuju ya Pak Fadjar Hari, terimakasih karena sampai sekarang masih rajin mengirim milis kepada saya.


 Our Last Companionship

Time goes fly ndi…terakhir saya bertemu kamu adalah suatu siang di BPS Kota Semarang di jalan Pahlawan.  Sebelumnya tanggal 13 Desember 2007 kamu datang kerumahku memberi tepukan di bahuku buat selalu semangat. Tidak banyak kata waktu itu, tapi cukup buatku merasa lebih kuat.  Sebenarnya waktu terakhir kita bertemu itu Januari 2008 namun saya menganggap itu bukan pertemuan karena ketika itu saya menangis sehingga membuyarkan mataku, saya tahu kamu juga tidak terlalu jelas melihat saya waktu itu di ruang ICU RS St Elizabeth, tapi saya yakin kamu bisa merasakan kehadiran saya kan teman.

Tekadku untuk agar bisa donor darah sekarang itu ya ada campurnya juga sama kamu ndi, waktu itu saya ingin sekali untuk bisa ikut mendonorkan darah saya buat kamu, karena diantara gerombolan kita Cuma kamu dan saya saja yang bergolongan darah B. Kamu orang yang baik ndi, jadi gak dalam waktu sehari terkumpul beberapa kantung darah dari teman dan kerabat kita. Karena kamu orang baik pula ndi, Tuhan mengambil kamu lebih cepat dari kita.
Ndi..gimana kabar kamu sekarang, di Surga ketemu ma Ibuku gak, kamu masih ingat wajah ibuku kan ndi. I miss you my friend.

 Memories are stored

Teringat ketika mau sholat tapi celana kamu sobek di bagian lutut setelah jatuh dari motor, waktu itu tidak ada sarung di kamar kostan teman cewek kita, saya yang waktu itu nyeletuk agar kamu sholat pakai bawahan mukena aja, eh beneran kamu pake bawahan mukena, hahhahaha, but you still have style, rok yang feminine itu kamu sulap jadi macho, sampai sekrang cerita itu tetap saya ceritakan sama teman-teman saya sekrang.
Obrolan antara dua orang gila kamu dan aku, begitulah kata teman-teman ketika kita mulai meracau.  Yang masih jelas dalam ingatan saya adalah ketika kita mengerjakan tugas mentranslate buku berbahasa Ingris setebal novel Harry Potter tapi kali ini cerita bukunya tentang metode analisis perencanaan. Waktu itu saya mengerjakan sambil terus mengumpat, “seandainya saja dulu kita dijajah Inggris lebih lama daripada Belanda, mungkin sekarang kita gak perlu jumpalitan ngerjain tugas ini, bahasa Inggris sepertinya jadi bahasa gaul kita yah” lalu kamu berkata dengan santai “Lo mau pakai baju dari karung Goni (karung pembungkus gandum),  ya mending merdeka lah li daripada dijajah, namanya penjajah itu sama aja, mau Inggris kek, Belanda kek, Jepang kek, smua sama saja, bikin sengsara” hahahahaha suka tertawa sendiri ketika ingat dialog kita itu.
Senang rasanya mengenal kamu ndi, walaupun singkat sekali pertemuan kita di dunia ini, tapi kamu member pengaruh banyak terhadap diriku sekarang ini, thank you for being born dan berbagi kegilaan denganku. 


 
Oh ya ndi, saya mau bercerita sedikit, sekarang saya diberi pengganti kamu sama Tuhan, sepertinya kamu terbagi menjadi beberapa orang yang sekarang menemani saya, itu temen-temen yang saya sebut di awal posting ini hehehe. Some say hay some say bye, isn’t.


credit picture from facebook anak anak kampus, thanks udah upload, kuambil yang pas aku pakai krudung xixi curang ya.


 Diantara orang-orang ini udah keliatan yang mana Andi itu..yang paling gila, ekstreem and out of the box LOL


7 Okt 2011

Kebetulan (Serendipity)...part 3

Beberapa tahun dilalui lea di negri ginseng dengan hardship, pertama kali jauh dari keluarga, pertama kali harus menghidupi diri sendiri, kendala bahasa dalam komunikasi, daptasi makanan dan cuaca sempat membuat lea kerepotan. Ternyata susah sekali berkomunikasi dengan orang Korea dengan bahasa Inggris, karena tidak semua orang Korea bisa bahasa inggris dan juga pronouncing nya orang Korea yang sedikit membingungkan. Menggunakan bahasa Korea pun tidak semudah dibayangkan saat menonton drama maupun variety korea yang rajin lea tonton sewaktu di Indonesia. Belum lagi memilih makanan yang halal sekaligus cocok di lidah Indonesia. Di Seoul umumnya makanan banyak yang mengandung pork dan arak. Setiap kali lea pergi ke kampus menggunakan sub way selalu diiringi dengan bau-bau aneh, dipagi hari sampai siang beraroma kimchi makanan khas yang selalu ada dalam setiap hidangan orang Korea, di malam hari sub way yang lea tumpangi pasti beraroma Soju minuman arak yang berasal dari beras. Kota Seoul tempat lea tinggal memiliki 4 musim ekstrim, suhu disana bisa mencapai dibawah 0 derajat celcius. Satu hal yang membuat lea mampu melewati ini semua ialah dukungan keluarga yang selalu rajin berkirim kabar di Indonesia, saling twit dengan bian, saski dan rasti dan hiburan music live di akhir pekan yang selalu lea tonton gratis gara-gara lea kerja paruh waktu di salah satu stasiun tv swasta di Seoul. Super Junior dan Wonder Girls saat itu menjadi idola seantero Korea. Gara-gara kerja paruh waktu di stasiun tv. Lea jadi makin keranjingan engkoh-engkoh Korea macam Hyun Bin, Won bin, Kang Dong Won, Lee Dong wook, namun satu yang mencuri perhatian lea, actor yang juga penyanyi ini memiliki nama yang sama dengan bian, Rain. Mulanya lea tidak sadar dengan kesamaan arti nama antara bian dan rain, sampai salah satu kru di tempat lea bekerja memanggil rain bi hyung (hyung adalah sebutan kakak laki-laki bagi seorang pria).

“oh iya ya, dulu kan lea pernah cerita ke bian tentang arti namanya itu hujan, rain kan juga artinya hujan” gumam lea saat berjalan melalui koridor

Hari berganti hari, hampir tiba dimana hari lea sudah akan menyelesaikan studinya. Memang benar lah teknologi itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Dengan fakta terpisah ber mil mil jauhnya dari bian membuat bian dan lea semakin intens berkomunikasi dari sebelumnya saat mereka masih satu kota. Bian sekarang sedang tahap menyusun tugas akhir yang sempat molor seiring perubahan mood bian yang naik turun. Dari jauh lea member semangat buat bian, menjadi pendengar bagi bian, sedang bian selalu menjadi vitamin bagi lea. Bian terlahir dengan bakat melucu yang outstanding, selalu berhasil membuat orang tertawa walaupun dengan berdiam diri. Joke joke bian tidak pernah terdengar garing bagi lea, itulah kenapa bian selalu menjadi vitamin bagi lea yang pernah ingin menyerah di sana.

Akhirnya lea lulus juga, sebulan mengurus ini itu di kampus serta kedutan sebelum kepulangannya ke tanah air membuatnya semangat walupun prosesnya melelahkan. Pada suatu malam lea terjaga dan memutuskan untuk berselancar di dunia maya, buka berbagai jejaring social miliknya. Perbedaan waktu antara Korea dengan Indonesia terpaut 2 jam, jadi tidak masalah menyapa teman-teman di chat. Posting twit terbaru

Why'd you have to be so cute? It's impossible to ignore you..”

Gak nyangka ternyata bian juga sedang online lalu me-replay twit lea

“capa sih yg cute ea, pasti engkoh-engkoh lagi…’____”

“wah Rain ngajak ngobrol lea, mimpi apa lea semalam”

“hey hey bangun, bian ini bian”

“eh lo lupa bi nama kamu kan artinya Rain juga, ingat gak”

“joengmal…”

“cie bian sok sok an pake bahasa Korea ni ye”

“eh bi minggu depan lea pulang ke Indonesia, jemput ya bi di cengkareng”

“kebetulan ea, bian juga mau ke Jakarta, cari bahan TA di UI, sekarang bian lagi di Bandung, nangkring di Unpad”

“ok deh bian, cu soon”

“eh lea, sekarang bian tinggal di Bandung selama nyusun TA, kamu kerjanya di Bandung aja donk, nemenin bian, ok ok”

“siap, ntar ya nunggu kebetulan ketiga”

“eh kebetulan ketiga apa”

“dagh biannnnn…”

“yew koq kabur sih ea”

Sejak lulus sma, sudah berkali-kali lea berpacaran, lea kurang pasti akan perasaannya dengan bian sekarang apakah masih sama seperti dulu, sudah hilangkah, berkurang, atau apa. Yang pasti “he is my best friend” begitu ungkap lea


He isn't my boyfriend,

but I love his hugs, smile, advice, kindness, & the times we laugh together.

I just fell in love with our friendship.


to be continued...